'Supir taksi Muslim yang jujur'?
mengembalikan uang tunai £10.000 (atau sekitar Rp180 juta), itulah judul
yang disarankan oleh seorang pegiat komunitas atas judul artikel koran
Inggris yang mengangkat kejujuran seorang supir.
Yusuf Chambers,
seorang pegiat Irlandia yang dulu bernama Tim Chambers sebelum masuk
Islam, menulis dalam akun Facebooknya, "bila ia melakukan sesuatu yang
salah, akan disebutkan karena dia Muslim!
Ia mengacu pada tulisan di Daily Mail dengan judul ,'Supir taksi yang jujur,' mengembalikan uang £10.000."
Mohammed Nisar, 55, tulis Daily Mail tengah membawa penumpangnya
Adrian Quinn ke stasiun Walsall yang segera turun tergesa-gesa dan lupa
akan tasnya.
Ia membawa uang dalam jumlah besar setelah menguangkan warisan dari ibunya dan sadar atas kesalahannya begitu tiba di stasiun.
Queen dari Hereford mengatakan,"Kehilangan uang sebesar itu berarti berakhirnya bisnis saya."
Ia segera kembali ke luar dan melihat Mohammed duduk menantinya dengan tas berisi uang itu.
Quinn sangat emosional dan mengatakan, "Kamu tahu apa yang ada di dalam tas itu?... Uang £10.000."
Quinn memberi uang untuk Mohammed dalam amplop bertuliskan 'untuk teman terbaik saya di dunia.'
Mohammed telah menjadi supir taksi selama 15 tahun dan pernah beberapa kali menemukan barang tertinggal di kursi penumpang.
Dua
tahun lalu, seorang penumpang meninggalkan dompet berisi £150 (Rp2,7
juta) namun Mohammed kembali ke rumah penumpangnya dan mengembalikannya.
Pegiat
Yusuf Chambers mengusulkan kepada koran Inggris itu, "Bagaimana dengan
menyebutnya seorang Muslim yang jujur? Agama kami mensyaratkan kami
untuk tidak berbohong, curang atau mencuri. Ganti kata-katanya Daily
Mail.!"
Sejumlah komentar di akun Facebook Yusuf Chambers antara
lain dari Brima Sidibay yang menulis, "Semoaga Allah memberinya lebih
banyak lagi rezeki," dan Ali Fahmy yang menyatakan, "Semoga Allah
memberkahinya dan keluarga."

0 komentar:
Posting Komentar