Dulu, ketika orde lama bicara
partai politik di Indonesia tak lepas dari ideologi Nasional, Agamis dan
Komunis dan selanjutnya pada Orde baru berubah menjadi Nasionalis,
Agamis dan Opportunis (tengah.
Di kedua orde politik tersebut, satu ideologi yang selalu mendapat
tekanan untuk diawasi dan sellau dikerdilkan kekuatannya baik dari luar
atau dari internal partai itu sendiri adalah Partai berideologi Agama
Hegemoni Partai ber ideologi Agama terutama dikenal sebagai Partai
yang dikenal Islamis dan didukung pula oleh para pendukung yang
mengedepankan Ajaran dan Syariat Islam; sudah pasti masuk target untuk
dibusukkan dan dipecah internalnya.
Dulu, Partai Islam diberi Issu adanya jualan Islam kiri sosialis,
sehingga di internal partai Islam tersebut pun akhirnya terpecah karena
berbeda paham dan aliran.
Pada Orde Baru pun, taktik issu Partai Islam (PPP) sebagai partai
yang kolot dan terbelakang dan dianggap jauh dari kemajuan pendidikan
karena tak lepas dari tradisi Sarung dan pondok pesantren sehingga Ummat
menjadi ragu untuk memilih Partai PPP karena dianggap kolot dan jauh
dari kemajuan jaman.
Dan pada era reformasi pun, hegemoni Partai Islamis tak jauh beda
dengan masa sebelumnya, jualan issu nya adalah Partai Islam adalah
partai yang keluar dari ajaran ideologi Pancasila serta menganut Islam
garis keras, timur tengah (wahabi) dan sebagainya.
Namun semua dogma negatif tersebut berubah setelah lahirnya Partai
keadilan dan berlanjut menjadi Partai Keadilan Sejahtera yang menjadikan
tagline Partai Islam Moderat dan Partai Kader yang Berpendidikan;
seolah kehadiran PKS menjadi penyimbang partai yang sudah ada dengan
ideologi yang Nasionalis dan Opportunis (tengah).
PKS menjadi satu satunya Partai Islam solid karena Partai Kader yang
jumlahnya berkembang pesat, dengan jualannya sebagai Partai bersih dan
peduli; dan berkat tagline tersebut peringkat PKS pun dalam pemilu
legislatif yang terus meningkat
Partai Islam yang Bersih dan Peduli
Maka yang ditunggu publik adalah konsistensi untuk menjaga diri
sebagai Partai yang bersih dan Peduli dan ini sangat di pahami oleh
pihak yang memang menginginkan dan mencari cara bagaimana PKS bernasib
seperti Partai Islam di jaman sebelumnya (orde lama dan orde baru) yang
harus dikikis kepercayaannnya sehingga masyarakat pun harus kembali
berpikir dua kali untuk memilih Partai Islam seperti PKS.
Bagaimana caranya membuat PKS busuk dimata para pemilihnya.
Maka kunci di satu kata, ‘buat’ kader elite nya terlibat korupsi.
Ironis memang negeri ini, dikala partai Nasionalis dan opportunis
tetap menjadi pilihan, tetapi nyatanya setelah dipilih malah menjadi
partai yang juara korupsi, Mereka menunggu dan mencari berita tentang
kesalahan PKS.
Seolah PKS itu adalah sebuah barang yang ditunggu dan dicari cela
kesalahannya, dan ketika ketemu satu saja menjadi sebuah ‘harta karun’
tak terhingga dan berharga; sehingga bisa dikomplain dan dikatakan
sejelek jeleknya
Ironisnya, diantara sekitarnya ternyata banyak barang yang sudah tak
layak dilihat dipilih karena kualitas nya buruk dan tak enak dilihat,
tetapi bagi masyarakat hal itu tak penting, yang mereka pentingkan
barang eksklusif bernama PKS kualitas tinggi, dimana dan ditunggu celah
kesalahan pembuatannya.
Walau bisa saja, celah kesalahan pada barang bermerk PKS tersebut
‘dibuat’ oleh pihak pihak yang tidak suka karena barang jualannya turun
dan mulai dijauhi pemilihnya
Tapi itulah PKS, selalu menjadi yang ditunggu, dan dicari celah
kesalahannya untuk kita nikmati penilaian negatifnya atas
keeksklusifannya.
Tengoklah betapa bersemangatnya pedagang semacam @Fadjroel, yang sangat menantikan memberikan penilaian negatifnya kepada PKS.
Sebenarnya hal tersebut dengan sendirinya membuktikan, PKS adalah
partai yang berbeda dengan partai yang membiasakan dan menjuarai
korupsi, jadi ketika satu saja aroma berbau korupsi dihembuskan maka hal
tersebut menjadi angin sejuk untuk para pedagang kelas murahan yang
hanya bisa menjual barang banyak celah kesalahannya alias tidak
berkualitas.
Home »
Berita Islam
» PKS, Partai paling di Tunggu dan dicari Kesalahannya
PKS, Partai paling di Tunggu dan dicari Kesalahannya
Written By Natla on Selasa, 28 Juli 2015 | 18.11
Label:
Berita Islam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar