Banyak dari pemilik motor yang mencuci tunggangannya asal-asalan.
Padahal, ada beberapa yang tidak boleh dilakukan saat mencuci motor.
Salah satunya adalah mencuci saat mesin atau pipa-pipanya masih
panas. Setelah perjalanan jauh, motor biasanya kotor dan langsung dicuci
begitu saja. Cara mencuci seperti ini dapat berakibat buruk terhadap
motor.
Melansir Autoevolution, logam panas dan
air dingin adalah dua hal yang saling bertentangan. Hukum fisika dasar
menyebutkan bahwa perubahan suhu secara tiba-tiba dapat merusak bagian
logam. Ini berlaku pula pada motor.
Dalam kasus yang ekstrim, blok mesin bahkan dapat retak karena
perubahan suhu yang tiba-tiba. Hal yang sama juga berlaku pada pipa
panas, misalnya bagian knalpot. Selain itu, cara ini juga dapat merusak
krom. Minimal perubahan warna pada komponen bisa terjadi karena
perlakuan tersebut.
Contoh ini, misalnya, dapat disamakan dengan percobaan gelas kaca.
Gelas yang sebelumnya diisi air dingin dan kemudian tiba-tiba diisi air
panas kemungkinan besar akan retak akibat perubahan suhu secara ekstrim.
Karena itu, tunggulah sampai motor benar-benar dingin sebelum
mengguyur motor dengan air dingin. Dengan mengikuti tips ini, motor akan
lebih awet.
Jangan Cuci Motor Saat Mesin Masih Panas
Written By Natla on Selasa, 28 Juli 2015 | 18.14
Label:
Berita Unik,
Gaya Hidup,
Otomotif,
Tips
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar