Produsen mobil terbesar kedua di Jepang ini mengatakan
akan menarik banyak model yang telah dipasarkan termasuk model
hatchback, Civic juga Accord sedan yang menggunakan kantong udara
samping. Penarikan akan dilakukan pada kendaraan tahun perakitan 2009
sampai 2011.
Diberitakan Automotivenews.com rencana terbaru yang akan dilakukan Honda adalah adanya kalkulasi 51 juta unit di seluruh dunia akan ditarik untuk diperiksa terkait inflator yang berisiko meledak.
Kesalahan pada kantong udara Honda ini terkait dengan tewasnya 14 orang dan 150 cedera di seluruh dunia yang mengalami kecelakaan dan seharusnya selamat jika kantong udara berfungsi sebagaimana mestinya.
Honda Motor Co. berencana manarik setidaknya 668 ribu mobil di Jepang untuk menggantikan kantong udara (airbag) keselamatan yang disuplai oleh Takata Corp dalam penarikan skala nasional.
Jika penarikan secara global terealisasi, maka Honda akan menjadi
produsen mobil yang melakukan penarikan mobil terbesar di dunia.
Selasa (7/9), penarikan dilakukan setelah pada Mei, menteri transportasi Jepang memerintahkan Honda menarik 7 juta unit di Jepang yang dilengkapi oleh Takata airbag inflator pengering yang tidak berfungsi, secara bertahap hingga 2019 yang juga penarikan dilakukan otoritas transportasi Amerika Serikat.
Pengiring di inflator yang biasa disebut drying agent adalah dasar dari propellan yang berasal dari amonium nitrat dan berpotensi meledak jika terpapar suhu terlalu panas, lembab dan terkena serpihan logam dari kompartemen kendaraan.
Honda merupakan konsumen terbesar Takata dan menyatakan akan berhenti menggunakan produk inflator Takata, termasuk tidak akan mengganti inflator yang bermasalah dengan produk baru yang ditawarkan Takata sebagai kompensasi.
Diberitakan Automotivenews.com rencana terbaru yang akan dilakukan Honda adalah adanya kalkulasi 51 juta unit di seluruh dunia akan ditarik untuk diperiksa terkait inflator yang berisiko meledak.
Kesalahan pada kantong udara Honda ini terkait dengan tewasnya 14 orang dan 150 cedera di seluruh dunia yang mengalami kecelakaan dan seharusnya selamat jika kantong udara berfungsi sebagaimana mestinya.
Honda Motor Co. berencana manarik setidaknya 668 ribu mobil di Jepang untuk menggantikan kantong udara (airbag) keselamatan yang disuplai oleh Takata Corp dalam penarikan skala nasional.
Selasa (7/9), penarikan dilakukan setelah pada Mei, menteri transportasi Jepang memerintahkan Honda menarik 7 juta unit di Jepang yang dilengkapi oleh Takata airbag inflator pengering yang tidak berfungsi, secara bertahap hingga 2019 yang juga penarikan dilakukan otoritas transportasi Amerika Serikat.
Pengiring di inflator yang biasa disebut drying agent adalah dasar dari propellan yang berasal dari amonium nitrat dan berpotensi meledak jika terpapar suhu terlalu panas, lembab dan terkena serpihan logam dari kompartemen kendaraan.
Honda merupakan konsumen terbesar Takata dan menyatakan akan berhenti menggunakan produk inflator Takata, termasuk tidak akan mengganti inflator yang bermasalah dengan produk baru yang ditawarkan Takata sebagai kompensasi.

0 komentar:
Posting Komentar