Perusahaan peranti lunak Gojek asal Jakarta baru saja merekrut puluhan
pemrogram (programmer) peranti lunak komputer dari India untuk
memperkuat teknologi pada aplikasi mereka. Pendiri sekaligus CEO Gojek,
Nadiem Makarim mengatakan, mereka merekrut pemrogram yang berbasis di
Bangalore, India, untuk memperkuat teknologi backend aplikasi Gojek.
"Mereka kami rekrut spesial untuk backend. Menangani trafik besar. Sering terjadi masalah backend yang mengganggu konsumen," ujar Nadiem usai jumpa pers di Jakarta, Kamis (22/10).Dari perekrutan ini pula, Nadiem berharap para pemrogram India dapat
berbagai pengetahuan dengan pemrogram lokal yang bersama membangun
aplikasi Gojek.
Secara total, Nadiem mengatakan Gojek telah memiliki 120 pemrogram yang berada di Jakarta, Yogyakarta, dan Bangalore.
"Semoga dalam waktu dekat ini pengguna sudah bisa merasakan dampak langsung perbaikan aplikasi dari sisi backend," tutur Nadiem.
Gojek
didirikan pada 2010 lalu oleh Nadiem Makarim. Perusahaan ini baru
meluncurkan aplikasi di Android dan iPhone pada Januari 2015 dan saat
ini telah diunduh sebanyak 6 juta kali. Untuk mengembangkan produk dan
layanan, Gojek mengandalkan pendanaan dari sejumlah investor, antara
lain Northstar Group dan Sequoia Capital. Investasi Gojek saat ini telah
mencapai tahap Seri C.
Pendanaan tersebut digunakan untuk
merekrut karyawan, mengembangkan teknologi, serta memberi pelatihan
kepada mitra pengemudi agar berkendara secara aman.
Gojek saat
ini telah memiliki mitra pengendara sebanyak 200 ribu di 10 kota tempat
mereka beroperasi, dan 100.000 pengemudi di antaranya berada di Jakarta.
Banyak Dipesan, Gojek Rekrut Programmer India
Written By Natla on Sabtu, 24 Oktober 2015 | 19.06
Label:
Berita Unik,
Nasional
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar