Prof Renner menyebutkan menutup mata akan membuat seseorang makan lebih sedikit dan kenyang lebih lama. Salah satu alasannya, Anda secara fisik akan lebih sulit menemukan makanan di piring.
|
|
Tak cuma itu, makan dalam suasana gelap juga memengaruhi kemampuan seseorang dalam merasakan makanan. Imbasnya, seseorang akan makan lebih sedikit dalam gelap.
Dalam penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Food Quality and Preferences tersebut, Renner dan rekan-rekannya melibatkan sekitar 90 responden. Mereka diberikan tiga rasa es krim yakni rasa ceri, karamel dan vanila. Separuh dari mereka dibiarkan makan dengan mata terbuka, sementara sisanya makan dengan mata tertutup.
Setelah itu, mereka diberikan kuesioner dan diminta menyebutkan bagaimana tingkat kepuasan mereka terhadap rasa ketiga es krim tersebut. Didapatkan hasil bahwa mereka yang makan dengan mata tertutup lebih sedikit merasa puas dengan rasa makanan, dibandingkan dengan kelompok yang makan dengan mata terbuka.
"Tidak melihat makanan menurunkan tingkat kepuasan seseorang, yang kemudian berpengaruh pada nafsu makannya. Ini berarti makan dengan mata tertutup kemungkinan besar dapat membuat seseorang makan lebih terkontrol dan tidak berlebihan," ungkap Renner.

0 komentar:
Posting Komentar