Home » , » Ditolak Warga, Pesantren Waria Akhirnya Ditutup Sendiri oleh Pengelolanya

Ditolak Warga, Pesantren Waria Akhirnya Ditutup Sendiri oleh Pengelolanya

Written By Natla on Sabtu, 27 Februari 2016 | 17.22

Pondok Pesantren Al Fatah di Jagalan, Banguntapan, Bantul, DIY yang seluruh santrinya adalah waria, akhirnya bubar dan menghentikan seluruh aktivitasnya.

Kapolsek Banguntapan, Kompol Suharno mengatakan, penutupan aktivitas ponpes itu dilakukan sendiri oleh pengelolanya. Pihaknya hanya sebagai penengah saat terjadi pertemuan antara pengelola, ormas, dan pemerintahan setempat.

“Atas keinginan sendiri, pengelola pondok pesantren yang menutup aktivitasnya,” jelasnya, Jum’at (26/2/2016), seperti dikutip Sindonews.
Pihak kecamatan sudah mempertemukan antara pengelola pondok dengan pihak lain, seperti ormas dan masyarakat yang menolak keberadaan pondok. Hasilnya, pihak pondok pesantren menutup aktivitasnya.
Selain tak memiliki izin, keberaan pondok juga tidak sesuai peruntukan. Pondok tersebut merupakan rumah tinggal yang dipergunakan sebagai pondok pesantren khusus waria.

Terkait adanya pesta Miras, pengelola pondok Sinta Ratri mengaku memang ada waria yang datang ke pondok dan menggelar pesta miras.
Namun, dia datang dari luar dan membawa sendiri miras untuk dikonsumsi. “Itu diakui pengelola pondok, pernah ada pesta miras,” pungkasnya.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : News Positif | Privacy | About Us
Copyright © 2011. News - Positif - All Rights Reserved
Selamat Datang Di Blog Kami New Positif Published by
News Positif Harun